Celotehan Kyu….

Berceloteh dari issue lingkungan hingga ke sosok pemimpin

Melihat situasi lumpur lapindo di Sidoharjo yang semakin memprihatinkan mencerminkan bahwa pemerintahan Indonesia memang masih jauh dari kata berhasil. Sikap cepat tanggap dalam menyelesaikan kasus tersebut hingga akar masih jauh dari sebuah penanganan. Sikap saling menuding satu dengan lain menandakan bahwa memang masih banyak pejabat Indonesia yang masih kekanak-kanakan. mungkin memang seharusnny mereka belajar kembali ke taman kanak-kanak untuk memahami makna jaga lah kebersihan dan lingkungan. Anak Tk saja tahu bahwa mencemarkan lingkungan adalah perbuatan yang tidak terpuji, tanpa di suruh ataupun di tunjuk anak tk saja akan mebuang sampah sampah pada tempatnnya. Realitanya dalam kasus lapindo dan laut timor perusahan yang wajib bertanggung jawab, malah asik-asikan berpesta foya tanpa memikirkan nasib penduduk dan lingkungan yang telah mereka dzolimi, a’udzubilla min zalik.

Tentunya kalian masih ingat, pesta meriah dan mewah yang di gelar salah satu oknum yang seharusnya bertanggung jawab. walaupun pemilik perusahaan tersebut berdalih sudah bertanggungjawab dalam mengembalikan dana kompensasi kepada penduduk sidoharjo setempat, akan tetapi itu bukanlah penyelesaian yang konkrit untuk menyelesaikan masalah yang masih tertinggal. Bagaimana tindakan mereka untuk menutup saluran  lumpur yang terus menyembur ke bumi????

Kasus lapindo wajib secepatnya ditanggapi dan dijadikan prioritas utama. Jangan pembangaunan gedung DPR yang baru yang diprioritaskan atau pun studytour para penjabat  Badan Keuangan  ke Yunani, bingung Study banding  perekonomian malah ke yunani padahal perekonomian negara ini sedang mengalami krisis moneter , heran deh kenapa juga ga milih Cina jelas-jelas negara ini yang sedang unggul.  Perhatikan rakyat, bahas dan selesaikan permasalahan yang ada.  tidak semua masalah harus diselesaikan oleh pemerintah pusat akan lebih baik bila pemerintah pusat, daerah dan pejabat-pejabat yang ada di DPR dan MPR serta masyarakat bergotong royong menyelesaikan masalah lingkungan yang memang sedang di alami Indonesia, ini sudah menjadi krisis lingkungan yang sangat mengerikan. bila dilihat perkembangannya sekarang krisis ini akan berdampak pada generasi berikutnnya . Bila kasus lapindo serta laut timor tidak segera di tanggulangi di prediksikan berberapa tahun kedepan pulau jawa akan terbelah, jawa timur akan terpisah , ekosistem bawah laut akan punah dan penduduk yang tinggal di sekitar laut timor akan mengalami pengangguran serta penyakit yang diakibatkan tumpahnnya minyak.

Meskipun citra indonesia sedang mengalami peningkata di dunia internasional, bukan berarti indonesia menjadi negara yang sedang di disegani atau di pehitungkan, itu hanya diplomasi manis di bibir para diplomat luar saja yang memuji Indonesia terlalu jauh. Mereka hanya memanfaatkannya untuk kepentingan nasional negara mereka. bila kita telaah satu persatu, masih banyak persoalan yang buntung atau gantung di tengah jalan tanpa adannya keputusan akhir yang berujung suatu penyelesaian.

Bila  digambarkan suasana perekonomian Indonesia di ibaratkan yang miski semakin miskin dan yang kaya semakin kaya, jadi tidak ada perimbangan yang seimbang dalam kemajuan ekonomi yang real. Walaupun Indonesia yang telah mengalami peningkan PBD sebesar 6 persen ditahun 2010. Itu hanya di sector-sektor tertentu saja. tidak memperngaruhi perekonomian masyarakat miskin.  Banyak sekali permasalahan yang dihadapi Indonesia, aku salut terhadap pemimpin yang memimpin negara ini, mungkin kalau aku yang menjabat posisi tersebut dalam beberapa jam aku sudah muntaber mungkin. Memang tidak mudah menjadi seorang pemimpin disamping harus memiliki intelegent yang tinggi, dan memiliki talenta memimpin tapi juga harus memiliki akhlak dan iman yang kuat. Pemimpin yang soleh akan menciptakan masyarakat yang soleh, dan memang tidak mudah dalam menjalankan roda pemerintahannya, akan sangat banyak kendala-kendala, ejekan ataupun pihak yang sangat menentang. dan hal itu memang sangat lumrah dalam dunia perpolitikan. Jadi sekali lagi kita harus banyak belajar dan tanggap dengan cepat dalam menyelesaikan masalah. Sesama satu negara jangan saling tuding, dan banyak menuntun dan hanya protes tanpa mengahasilkan apa-apa. kritik boleh saja tapi lebih baik bila kritik itu juga di aplikasikan dengan sebuah tindakan. Mari kita bertindak……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s